Mesuji, (ZL) ~ Pekerjaan menjahit pakaian bukanlah pekerjaan yang mudah tuk diminati oleh semua orang, si penjahit tentu harus melalui kursus atau melalui binaan alias belajar terlebih dahulu, memang membutuhkan waktu tuk bisa menjadi seorang penjahit.
Hal itu diungkapkan salah satu tukang jahit pakaian yang ada di kecamatan Mesuji timur, tepatnya didesa Wonosari, pada Senin 2/6 pukul 9:00 wib.
Sebut saja namanya Suhendar, dirinya mengatakan kegiatan menjadi seorang penjahit harus membutuhkan kesabaran dan ketekunan.
“Ya saya tekuni aja mas, karena pekerjaan ini bisa membantu tuk menghidupi keluarga”Ucapnya santai.
“Dan disamping itu menjadi seorang tukang jahit itu harus sabar, karena tidak setiap waktu ada yang menjahit pakaian, dari pada gak ada kerjaan lebih baik kreatif aja, lumayan buat jajan anak”tambahnya.
Selain menjadi tukang jahit Suhendar juga menjadi petani demi menopang kehidupan keluarga dirinya berharap agar pemerintah dapat membantunya demi kelancaran dalam profesi menjahit.
“Saya berharap jika ada uluran tangan pemerintah dapat membantu dalam bidang pekerjaan menjahit, contohnya saya sangat senang sekali jika pemerintah memberikan bantuan mesin jahit, kain dan lainnya atau apa gitu yang berhubungan dengan profesi saya? Seandainya saya punya modal mungkin saya akan tekuni dibidang ini, akan tetapi dengan keadaan saya orang tak punya ya gak bisa berbuat banyak mas” keluhnya.
Dengan alat seadanya Suhendar tetap optimis melakukan pekerjaan sebagai tukang jahit, dilihat dari sekilas cara dia melakukan pekerjaan, atau cara dia menjahit kain, Suhendar termasuk profesional dan terlihat rapi dalam melakukan pekerjaan.
“Kalau gak rapih jahitannya ya.. mana mau orang kemari mas, makanya harus rapi dalam menjahit”pungkasnya
(Mkh)









Komentar