Krui, (ZL) – Sejak adanya Wabah Covid-19 yang terjadi sejak 2019 lalu hingga saat ini telah membuat hampir seluruh para pelaku usaha putar otak keras untuk tetap bisa bertahan agar usahanya tetap berjalan, Khususnya di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).
Seperti halnya yang disampaikan oleh Joko (41), salah seorang pengelola penginapan ” Inna’s Villa Desa ” yang ada di Pekon (Desa) Wayredak, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Kepada Awak Media pada selasa (06/7/2021)
” Sebelum terjadi pandemi Covid-19, penginapan kami disini selalu penuh dengan pengunjung, khususnya Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berlibur kesini (Krui-red), ” Bahkan tiga sampai enam bulan sebelum berlibur, mereka sudah booking (Memesan) kamar untuk berlibur kesini, ” ujar Joko.
Tepatnya, Pada tahun 2020, hanya sekitar 20 persen saja para pengunjung yang menginap di villa, itu juga menurut joko para wisatawan lokal, seperti dari Bandar Lampung, Metro, Mesuji, Pringsewu, Lampung Tengah, Kotabumi, Sumsel dan daerah lainnya.
Itupun, Kunjungan para wisatawan lokal hanya untuk liburan Weekend (Akhir Pekan), jadi hanya untuk satu dan dua hari saja, berbeda dengan para wisatawan dari mancanegara yang bisa berbulan – bulan berlibur disini.
” Karena Pandemi Covid-19 ini juga akhirnya kami harus merumahkan hampir sebanyak 16 orang karyawan dari sebelumnya yang ada 20 orang karyawan yang bekerja disini, ya harus bagaimana lagi, bukan kami tidak punya rasa kemanusiaan. Untuk biaya operasional saja, kami harus menambah biaya , seperti membayar listrik, internet, gaji karyawan dan lainnya, jadi ya terpaksa kami merumahkan hampir 80% dari karyawan kami, ” ungkap Joko sambil mengeluh.
Selanjutnya, Joko berharap kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata, agar bisa menambah lokasi – lokasi destinasi wisata yang baru dan menarik yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan lokal, saat mereka berlibur akhir pekan (Weekend), hal tersebut tentunya untuk meningkatkan kunjungan para wisatawan ke Kabupaten yang memilik garis pantai lebih kurang 210 km ini.
” Karena umumnya para wisatawan lokal yang berkunjung kesini selalu menanyakan lokasi destinasi wisata yang lainnya untuk bisa dikunjungi, jadi tidak hanya objek wisata pantai Labuhan Jukung saja yang bisa dikunjungi. Untuk tahun 2021 ini, mulai ada sedikit peningkatan kunjungan dari wisatawan lokal, tapi untuk kunjungan para wisatawan mancanegara tidak ada yang masuk sama sekali kesini, Harapan saya semoga saja pandemi Covid-19 ini bisa segera berlalu berakhir, sehingga perekonomian bisa berjalan seperti dulu, khususnya bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, ” Tandasnya. (Pras/Agus)











Komentar