Hadeuh,!!! Honorer Staf Kasubag Umum Kampanyekan dan Akui Dukung Paslon Nomor Urut-1, Harga Mati

Pesawaran – berulah lagi, Salah Satu honor Kecamatan Kedondong yang Sempat viral dengan postingan foto di dunia maya facebook yang diduga kampaye foto bersama dengan Salah Satu Pasangan Calon Bupati Pesawaran No Urut – 1 dan ini Menjadi dugaan Pelanggaran bagi honor yang bekerja di Kecamatan Kedondong, Sudah Jelas Peraturan Untuk, ASN, Honor Juga Kepala desa Mau pun aparatur desa Tidak boleh ikut Kampaye dalam Pemenangan Salah Satu Calon Pilkada.

Dengan beredarnya foto Salah Satu honorer yang Bekerja di Kecamatan Kedondong, diduga ikut Kampaye dalam pemenangan Salah Satu Calon Bupati No, Urut -1 dan kami langsung Konfirmasi Pada Camat Kedondong Minak Yakin Melalui via Telfon, Saat dimintai Keterangan Camat Kedondong Mengatakan, terkait Beredar nya Foto Salah  Satu honorer yang bekerja di Kecamatan bersama salah satu Pasangan Calon Bupati no Urut 1,  itu Memang benar dia bernama Fathul Huda Salah Satu Staf Kasubag Umum dikecamatan,

Lanjut Camat, Saya Sudah Memanggil Fathul Huda Salah Satu  Staf honor Kecamatan  Kedondong tersebut dan dia Mengakui  foto yang Sempat viral di Medsos bahwa dia Mendukung Salah Satu Pasangan Calon Bupati Pesawaran No, Urut 1 dan dia pun Mengakui harga mati untuk Salah Satu pasangan Calon bupati No Urut 1, Karena Calon Petahana Kebijakan nya Kurang, Jelas Minak Yakin Camat Kedondong Melalui SambunganTelepon.Sabtu ( 31/10/20)

Terpisah Saat dimintai Keterangan dikantor PanwasCam Kedondong Sabtu Malam, Terkait ada nya dugaan Pelanggaran Salah Satu Staf honor Kecamatan, Ketua Panwas Cam Kecamatan Kedondong Farizal Meyampaikan, Bahwa Fathul Huda Salah Satu Staf Honor Kecamatan Kedondong tersebut Sudah Kami Panggil, dengan ada nya foto Postingan dengan Menunjukan Simbol Pasangan Bersama Salah Satu Calaon Bupati Pesawaran No Urut 1 yang diduga Kampaye.

Dia Pun Sudah Mengakui bahwa Foto Postingan nya bersama pasangan Salah Satu Calon Bupati tersebut, dia Sendiri yang Mengunggah di Medsos dalam Keadaan Sadar tidak ada yang Membajak , Tapi itu Tidak Sengaja dan Sekarang Sudah dihapus dan dengan ada nya dugaan Pelanggaran tersebut, Ketua Panwas Cam Kedondong  Masih Melakukan Kajian awal Untuk Regis Juga di Pleno kan, Pasal berapa yang dilanggar nya dan hasil dari Kajian nya Nanti Akan Kami  Rekomindasi Kan Kepemda Untuk Memanggil nya Melalui Bawaslu Kabupaten Pesawaran, Ucap nya.

Farizal Pun Sebagai Ketua Panwas Cam Kecamatan Kedondong Akan Berdiri Tegak Lurus  Tidak Memihak Kesalah Satu Calon, Untuk itu  bagi Honorer daerah yang mendapat gaji dari uang negara dilarang berpolitik praktis. Mengingat honorer daerah masuk kategori pelayan publik yang diikat dengan UU Nomor 53 Tahun 2010. “Honorer daerah tetap tidak boleh berpolitik praktis, mereka harus bekerja sesuai tupoksi dalam memberikan pelayanan publik,” tegasnya

Politik praktis yang dimaksud yakni, honorer daerah dilarang menjadi timses salah satu kandidat, ikut serta dalam kampanye, mengampanyekan salah satu kandidat baik lisan atau tulisan di medsos maupun spanduk. “Jadi kita akan tetap memantau baik itu PNS maupun honorer daerah,” Pungkas nya.(eka)

Komentar

Berita Terkait