Dampak “Covid 19 MoU Kembangkan Rumput Chikory Tertunda

Tulang Bawang Barat,ZL,-Gara gara covid 19 jalinan kerjasama (MoU) Kembangkan rumput Chikory antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat,(Tubaba) dengan pihak Crop Mark New Zealand tertunda,akan tetapi untuk rencana (Planing) kedepannya sudah ada tindak lanjut dengan Bupati Tubaba Umar Ahmad,SP,

” Memang gara gara covid 19 MoU kita tertunda,pihak Crop Mark tidak bisa datang ke Indonesia,akan tetapi rencana kedepan nya sudah ada tindak lanjut antara pak bupati dengan pengusaha dari New Zealand” Ujar Kepala Dinas Peternakan Tubaba Nazarrudin saat di wawancarai Harian Zona Lampung,Minggu (14/06/2020)

Lebih jauh ia mengatakan Kalau Sebenarnya secara uji coba rumput Chikoty tersebut sangat baik di kembangkan di Tubaba, karena secara iklim cocok dan terbukti hasilnya bagus,

” Uji coba penanaman rumput chikory di tubaba ini sangatlah baik,karena unsur hara tanah dan iklimnya di wilayah Tubaba cocok untuk tanaman tersebut,”ungkapnya

Dijelaskanya Bibit Rumput Chikory di datangkan dari New Zailand,Selandia Baru,tidak ada di Indonesia,maka dari itu sulit,karena rumput itu mempunyai kandungan protein tinggi sehingga sangat baik untuk pakan ternak,

“Memang secara uji coba kita berhasil,pertumbuhannya bagus sampai 90 persen sedangkan di negara mereka hanya 30 – 50 persen saja tumbuh”jelasnya

Ia menambahkan Tanaman ini di tanam di lahan 4 hektare di tiyuh Gunang Katun,Tulang Bawang Udik ,

” Jadi memang pemerintah Tubaba hanya menyiapkan lahannya saja,jika berhasil uji coba ini maka pemerintah akan mengembangkan tanaman ini untuk budidaya pengemukan sapi,soal dana di tanggung pengusaha itu sendiri,sementara pemkab hanya memfasilitasi lahan itupun di pinjamkan oleh masyarakat”.(mrw/san)

Komentar