Belum Sebulan Proyek Siluman Diduga Milik Dinas PUPR Lambar Sudah Rusak

Liwa, (ZL)- Bangunan Bronjong (Penahan tanah Longsor ) tanpa Papan informasi atau pemilik yang berada di sungai warkuk, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) dikeluhkan warga.

Pasalnya bangunan bronjong sepanjang lebih kurang sekitar 70 meter tersebut baru seumur jagung, dibangun sekitar dua minggu sudah mengalami kerusakan, diduga proyek siluman milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Barat tahun 2022 ini dibangun asal jadi.

Dari sejumlah pantauan Awak Media pada selasa (23/8) di lokasi bangunan proyek tersebut, bangunan bronjong ini sudah mengalami kerusakan cukup berat, selain anyaman kawat bronjong yang sudah putus, batu yang disusun di dalam kawatpun bagian bawah pondasi sudah banyak yang hanyut terbawa air sungai.

 

Hal ini disebabkan banyaknya batu berdiameter bulat kecil (Bukan batu Belah) yang dimasukan di dalam kawat anyaman menjadi penyebab kerusakan bronjong, parahnya lagi ditemukan banyak nya rongga kosong didalam anyaman menyebabkan kawat menjadi longgar menyebabkan penahan longsor ini tak kuat diterjang air sungai.

Menurut Aris Pitaloka (33), Pemilik sawah yang berada di dekat bangunan bronjong ketika ditanya oleh Awak media mengatakan sejak dibangun hingga selesai tidak ada papan informasi yang terpasang dilokasi, sehingga Dia dan warga sekitar tidak mengetahui ini proyek milik siapa.

Aris hanya menjelaskan Proyek ini baru selesai sekitar dua minggu namun sudah mengalami kerusakan, ” saya ke sawah hampir tiap hari pak, gak ada papan informasi atau plang proyek yang dipasang, jadi tidak mengetahui ini proyek milik siapa, nilainya juga tidak tahu. ini baru selesai dua minggu yang lalu tapi kita lihat sudah rusak, “Jelas Aris Kepada Awak Media.

Terkait hasil pembangunan yang buruk, Petani ini juga meminta kepada pemilik Proyek membongkar dan memperbaiki ulang ,” kalau lihat hasilnya seperti ini saya merasa kecewa pak, bukan nya bersyukur, masa baru dibangun sudah rusak, dari batu yang disusun di bronjong aja banyak batu bulat berukuran kecil,kawat yang terisi batu juga longgar, gimana mau tahan lama, baru dua minggu aja sudah Rusak, ” Ungkap Aris. (Agus/Tim)

Komentar