Antisipasi Klaster Covid-19, Tim Gugus Tugas Gelar Operasi Yustisi Di seluruh Objek Wisata

PESAWARAN – Libur panjang Diakhir Oktober Membuat Kunjungan wisatawan Melonjak Signifikan, guna mengantisipasi Hal itu Operasi Yustisipun Kian digencarkan Oleh Dinas Pariwisata Yang Tergabung Tim Gugus Tugas Dalam mencegah Klaster virus corona (covid -19) diSeluruh Objek Wisata Dipesawaran,

Operasi Yustisi Yang dipimpin Oleh Kapt.Inf.Sugeng Pamuji, dan ikuti pula Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran beserta tim gugus tugas melakukan Operasi Yustisi Penegakkan Protokoler  Kesehatan Dan mencegah Klaster Covid -19, Sabtu, (31/10/2020) di pantai Bahari Ketapang Pesawaran .

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Elsafri Fahrizal Yang diwakili Oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Sri Rahayu dengan beranggotakan dari Dinas kesehatan, Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo), Kodim 0421, Brigif 4 Marinir, Polres pesawaran, Satuan polisi pamong praja (Satpol PP), BPBD, Babinsa, serta petugas pos yang turut melakukan edukasi dan sosialisasi yustisi dalam penerapan new normal.

Sri rahayu beserta team selalu menegaskan kepada para pengunjung agar senantiasa menjaga jarak (Social Distancing) selalu memakai masker, sering cuci tangan, hindarkan kontak fisik (pysical Distancing) agar senantiasa mengikuti anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menerapkan pola hidup bersih Dan Sehat Dimasa new normal.

Kepada pengelola wisata pantai bahari ketapang, Sri rahayu mengharapkan agar lebih meningkatkan dalam memberikan edukasi dan informasi melalui pengeras suara tentang Pentingnya protokol kesehatan.

“Operasi Gabungan tim Gugus Tugas Yang dilaksanakan ini untuk mengantisipasi klaster Covid-19 Di wilayah Destinasi Wisata Dipesawaran, Jelas sri.

Lebih lanjut Sri menekankan agar pihak pengelola untuk selalu menjaga agar tidak terjadi antrian yang menimbulkan kerumunan di pintu masuk.

” Saat di pintu masuk terjadi antrian dan menimbulkan kerumunan dan pengunjung yang di dalam gajebo masih tidak memakai masker (dilepas) saya minta agar pihak pengelola untuk memberlakukan jaga jarak (Sosial Distancing) dan kontak pisik (Pysical Distancing) untuk sarana yang lain sudah standar dan tempat cuci tangan jaraknya sudah sesuai,” ucapnya.

” Kami Berharap kepada Pengelola Objek wisata untuk lebih serius lagi dalam mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada para pengunjung, tegasnya.

Sedangkan pengelola  pantai Saroji mengatakan, sejauh ini para pengunjung sudah memahami dan kebanyakan mereka para pengunjung rata rata memakai masker. Dan untuk tempat cuci tangan kami sudah menyiapkan di beberapa titik penting.

“Saya berharap agar peran dari dinas pariwisata benar benar dapat membantu kami dalam mengelola destinasi wisata, dan saya sangat mengapresiasi operasi yustisi yang tergabung ini, saya ucapkan terimakasi kepada dinas pariwisata dan tim gugus Tugas yang tergabung Dalam Operasi ini,” tutup roji. (eka)

Komentar